
Jujur, banyak yang ragu sama RRQ Hoshi pas mereka diumumkan jadi salah satu wakil Indonesia di MSC × EWC 2025. Apalagi habis kalah di final MPL ID Season 15 dari Onic, banyak fans yang mulai “panas dingin”. Tapi ternyata… RRQ datang bukan buat pelesiran. Mereka serius.
Roster Baru, Energi Baru
Roster mereka tahun ini agak beda. Ada Toyy masuk di gold lane, gantiin Skylar. Awalnya sempat dipertanyakan, tapi makin ke sini justru Toyy kelihatan klop sama gaya main RRQ. Sisanya? Masih ada Sutsujin di jungle, Rinzz di mid, Dyrennn di EXP, dan si fleksibel Idok sebagai roamer. Dan jangan lupa, coach mereka Khezcute juga bukan pelatih kaleng-kaleng.
Laga Pertama: Lawan Tim Amerika, Langsung Dibabat
Game pembuka? RRQ langsung dikasih lawan Area 77, tim dari Amerika Utara. Banyak yang kira bakal alot… ternyata enggak. RRQ sapu bersih 2-0, mainnya agresif tapi tetap rapi. Sutsujin keliatan ngontrol map kayak biasa, objektif aman, dan teamfight-nya rapet. Gak banyak blunder, dan mereka kelihatan bawa confidence yang beda dari MPL kemarin.
Lawan Aurora Gaming: Sempat Goyang, Tapi Bangkit
Nah ini dia yang bikin tegang. Laga kedua lawan Aurora Gaming (Turki), sempat bikin fans cemas. Game pertama RRQ keteteran, mereka kalah rotasi dan banyak teamfight gak sinkron. Tapi entah kenapa, pas masuk game dua dan tiga, mood mereka langsung berubah total.
Sutsujin balik jadi predator, Toyy mulai pede di lane, dan Idok buka map kayak punya radar. Ending-nya? Comeback 2-1 dan langsung lolos ke knockout stage dari upper bracket. Rasanya kayak nonton RRQ zaman Lemon prime era, serius.
Bukan Sekadar Lolos
Yang bikin keren, RRQ nggak cuma lolos tapi mereka lolos dengan mental. Mereka sempat jatuh, bangun, dan tahu cara balikin momentum. Ini penting banget, apalagi di turnamen internasional. Lawan makin bervariasi, gaya main beda-beda, dan kamu gak bisa cuma andelin skill harus adaptif dan sabar juga.
Kenapa Ini Penting?
MSC kali ini beda, karena digabung dengan EWC (Esports World Cup). Jadi ini bukan cuma turnamen biasa, tapi panggung dunia yang isinya tim-tim terbaik dari semua region. RRQ bisa jadi simbol comeback untuk scene MLBB Indonesia yang sempat goyang pas M5 kemarin. Kalau mereka bisa terus jaga form dan jaga chemistry, peluang buat bawa pulang gelar itu beneran ada.
RRQ Hoshi mungkin bukan tim paling sempurna. Tapi di MSC × EWC 2025 ini, mereka nunjukin satu hal penting: mereka belum habis. Dengan form sekarang, mereka bukan sekadar underdog mereka tim yang siap bikin kejutan. Dan yang pasti, fans RRQ bakal dukung terus. Dari Indo, buat dunia.
Kalo mau update tentang rekomendasi liburan kemana aja yang bagus dan cocok buat keluarga bisa di cek di liburanyuk