rumahjurnal.online Penggemar seri God of War kembali dibuat terkejut dengan hadirnya judul baru yang langsung mencuri perhatian. Santa Monica Studio bersama Mega Cat Studios resmi memperkenalkan God of War: Sons of Sparta, sebuah game eksklusif untuk PlayStation 5 yang membuka babak baru dalam perjalanan Kratos.
Berbeda dari beberapa seri terbaru yang membawa pemain ke dunia mitologi Nordik, Sons of Sparta justru mengajak kembali ke akar awal franchise, yaitu mitologi Yunani Kuno. Langkah ini dianggap sebagai nostalgia besar bagi para fans lama, sekaligus pintu masuk yang menarik untuk pemain baru yang ingin mengenal sisi lain dari Kratos.
Game ini menjadi sorotan karena menghadirkan cerita prekuel yang berfokus pada masa muda Kratos, sebelum ia dikenal sebagai sosok dewa perang penuh amarah seperti dalam seri-seri utama sebelumnya.
Kembali ke Yunani Kuno yang Legendaris
Dalam God of War: Ragnarok, pemain menjelajahi dunia Nordik dengan tokoh-tokoh besar seperti Odin, Thor, Freya, hingga Sif. Namun Sons of Sparta memilih jalur berbeda. Setting game ini kembali ke era Yunani, masa ketika Sparta masih menjadi pusat kekuatan militer yang ditakuti.
Kembalinya latar Yunani ini membawa atmosfer klasik yang penuh mitologi, monster legendaris, dan kuil-kuil kuno yang menjadi ciri khas awal seri God of War. Banyak pemain menyebut keputusan ini sebagai bentuk penghormatan terhadap akar franchise yang membesarkan nama Kratos.
Dengan teknologi PS5, dunia Yunani dalam Sons of Sparta tampil lebih detail, lebih hidup, dan terasa modern meski membawa nuansa klasik.
Prekuel Kronologis Pertama dalam Timeline Awal
Sons of Sparta disebut sebagai prekuel kronologis pertama yang mengambil latar sebelum peristiwa dalam God of War: Ascension dan Ghost of Sparta. Artinya, pemain akan melihat perjalanan Kratos jauh sebelum tragedi besar yang mengubah hidupnya.
Ini adalah kesempatan langka untuk memahami bagaimana Kratos muda dibentuk oleh budaya Sparta, latihan brutal, serta ikatan keluarga yang jarang disorot dalam seri utama.
Cerita ini memberikan dimensi baru pada karakter Kratos. Ia bukan hanya mesin perang tanpa emosi, tetapi seorang pemuda yang tumbuh dalam tekanan, disiplin, dan tuntutan kehormatan Sparta.
Pelatihan Agoge Bersama Deimos
Salah satu elemen paling menarik dari Sons of Sparta adalah fokus pada hubungan Kratos dengan saudaranya, Deimos. Dalam game ini, pemain mengendalikan Kratos muda yang menjalani pelatihan keras di Agoge, sistem pendidikan militer Sparta yang terkenal brutal.
Agoge bukan sekadar latihan fisik, tetapi juga ujian mental. Para calon prajurit ditempa untuk menjadi kuat, disiplin, dan siap menghadapi medan perang sejak usia muda.
Melalui pengalaman ini, pemain dapat melihat sisi Kratos yang lebih manusiawi. Ia belum sepenuhnya menjadi legenda, tetapi masih berjuang membuktikan dirinya sebagai prajurit Sparta sejati.
Interaksi Kratos dan Deimos menjadi salah satu kekuatan emosional dalam narasi game ini.
Misteri Teman Sekadet yang Menghilang
Plot utama Sons of Sparta dimulai ketika seorang teman sekadet mereka menghilang secara misterius. Kratos dan Deimos bersumpah untuk mencarinya, memulai petualangan yang membawa mereka ke berbagai wilayah berbahaya.
Pencarian ini bukan hanya soal menyelamatkan teman. Perjalanan tersebut membuka rahasia besar yang berhubungan dengan mitologi Yunani, kekuatan gelap, serta ancaman yang mengintai Sparta.
Dengan struktur cerita seperti ini, Sons of Sparta terasa seperti kombinasi antara kisah coming-of-age dan petualangan epik penuh aksi.
Lingkungan Mitologi Yunani yang Variatif
Game ini menghadirkan banyak lingkungan yang dipenuhi nuansa mitologi Yunani. Pemain akan menjelajahi reruntuhan kuil kuno, hutan yang dihuni makhluk legendaris, hingga arena latihan Sparta yang keras.
Setiap lokasi dirancang dengan detail tinggi berkat kemampuan PS5. Efek pencahayaan, tekstur bangunan, dan atmosfer dunia kuno terasa lebih imersif dibanding seri sebelumnya.
Musuh-musuh yang dihadirkan juga kembali ke akar Yunani, mulai dari monster klasik hingga entitas mitologi yang jarang muncul dalam game modern.
Eksklusif PS5 dan Perayaan Franchise
Sons of Sparta dirilis secara eksklusif di PlayStation 5, menjadikannya salah satu game yang memperkuat katalog eksklusif Sony. Banyak yang melihat perilisan ini sebagai bagian dari perayaan besar perjalanan panjang franchise God of War.
Selama bertahun-tahun, God of War telah berkembang dari game action brutal menjadi narasi epik yang penuh kedalaman karakter. Sons of Sparta menjadi jembatan antara era lama dan era baru.
Game ini tidak hanya menawarkan aksi, tetapi juga memperkaya lore dan sejarah Kratos sebelum menjadi sosok yang dikenal dunia.
Penutup: Bab Baru yang Ditunggu Fans
God of War: Sons of Sparta menjadi kejutan besar bagi komunitas gamer. Dengan membawa pemain kembali ke Yunani Kuno, memperlihatkan masa muda Kratos, serta menyoroti hubungan dengan Deimos, game ini menawarkan pengalaman segar namun tetap terasa klasik.
Bagi fans lama, ini adalah nostalgia yang kuat. Bagi pemain baru, ini adalah pintu masuk menarik untuk memahami asal-usul Kratos.
Sons of Sparta membuktikan bahwa kisah God of War masih jauh dari selesai, dan masa lalu Kratos ternyata menyimpan banyak cerita epik yang belum sepenuhnya terungkap.

Cek Juga Artikel Dari Platform museros.site
