Upaya penyelundupan ratusan handphone berhasil digagalkan oleh Bea Cukai Batam. Penindakan dilakukan di Pelabuhan Roro Telaga Punggur saat pemeriksaan rutin kendaraan.
Kasus ini menunjukkan masih adanya praktik ilegal di jalur penyeberangan.
Terungkap dari Pemeriksaan Rutin
Petugas mencurigai sebuah truk pick-up yang tampak kosong.
Kendaraan tersebut hendak menyeberang menggunakan kapal ferry.
Kecurigaan muncul saat dilakukan pengawasan keberangkatan.
Modus Kompartemen Tersembunyi
Setelah diperiksa, ditemukan ruang tersembunyi di bak truk.
Kompartemen ini digunakan untuk menyimpan barang ilegal.
Modus ini menunjukkan upaya sistematis menghindari pemeriksaan.
Ratusan Handphone Diamankan
Petugas menemukan total 337 unit handphone.
Barang tersebut terdiri dari berbagai merek dan tipe.
Semua unit tidak dilengkapi dokumen kepabeanan resmi.
Rincian Barang Sitaan
Barang yang diamankan termasuk produk dari Apple Inc dan Samsung Electronics.
Terdapat iPhone 14, iPhone 15, hingga iPhone 17 Pro Max.
Selain itu, ditemukan juga Samsung Galaxy seri terbaru.
Nilai Barang dan Kerugian Negara
Total nilai barang diperkirakan mencapai Rp3,76 miliar.
Potensi kerugian negara mencapai sekitar Rp414 juta.
Angka ini berasal dari pajak dan bea masuk yang tidak dibayar.
Proses Penindakan Lanjutan
Barang bukti langsung diamankan oleh petugas.
Seluruh muatan dibawa ke kantor Bea Cukai untuk pemeriksaan.
Unit K-9 juga dilibatkan untuk memastikan tidak ada narkotika.
Pelanggaran Hukum yang Dikenakan
Pelaku diduga melanggar aturan kepabeanan.
Kasus ini mengacu pada Undang-Undang Kepabeanan.
Regulasi kawasan perdagangan bebas juga menjadi dasar hukum.
Komitmen Pengawasan Diperketat
Bea Cukai menegaskan akan memperkuat pengawasan.
Penindakan dilakukan untuk menjaga perdagangan yang adil.
Langkah ini juga melindungi masyarakat dari barang ilegal.
Imbauan kepada Masyarakat
Masyarakat diminta tidak terlibat dalam aktivitas ilegal.
Pelaporan dugaan pelanggaran sangat diharapkan.
Partisipasi publik penting untuk mendukung penegakan hukum.
Kesimpulan
Penggagalan ini menjadi bukti keseriusan aparat.
Pengawasan jalur penyeberangan akan terus diperketat.
Langkah ini penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan hukum.
Baca Juga : Aplikasi Game Penghasil Saldo DANA Kembali Populer
Cek Juga Artikel Dari Platform : radarbandung

