BEAST 2025 Jadi Forum Strategis Industri Kreatif Digital
Bengkel Animasi Creative & Digital Arts Festival (BEAST) 2025 kembali menegaskan posisinya sebagai forum strategis bagi industri kreatif dan digital arts di Indonesia. Diselenggarakan oleh Bengkel Animasi, acara ini dirancang untuk menjawab tantangan utama industri kreatif digital, yakni penguatan ekosistem bisnis, peningkatan standar produksi, serta perluasan jejaring global.
BEAST 2025 berlangsung pada 29 November 2025 di Ibis Styles Jakarta Sunter. Event ini tidak hanya berfungsi sebagai ruang diskusi industri, tetapi juga sebagai platform konkret untuk membuka peluang kerja sama bisnis lintas negara di sektor animasi, game, visual effects (VFX), dan digital content.
Kolaborasi Lintas Kementerian dan Pemerintah Daerah
Penyelenggaraan BEAST 2025 mendapat dukungan kuat dari berbagai pemangku kepentingan. Acara ini digelar bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, serta Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta.
Kolaborasi ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam mendorong industri kreatif digital sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional. Industri animasi dan digital arts dipandang memiliki nilai tambah tinggi, daya saing global, serta potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja berkualitas.
Menyatukan Industri, Akademisi, dan Pemerintah
Salah satu kekuatan utama BEAST 2025 adalah kemampuannya mempertemukan berbagai elemen ekosistem industri kreatif dalam satu forum. Pelaku usaha, profesional industri, institusi pendidikan, komunitas kreatif, hingga regulator hadir dan berinteraksi secara langsung.
Forum ini menjadi ruang dialog terbuka untuk membahas tantangan nyata di lapangan, mulai dari kesiapan SDM, standarisasi produksi, hingga strategi menembus pasar internasional. Dengan format diskusi dan presentasi yang aplikatif, BEAST 2025 berupaya menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.
Deretan Pembicara Kelas Dunia
BEAST 2025 menghadirkan para profesional nasional dan internasional yang telah berpengalaman di industri global. Salah satu figur utama adalah Ronny Gani, CEO Bengkel Animasi sekaligus senior animator yang terlibat dalam film-film besar seperti Avengers, Pacific Rim, dan Transformers.
Selain itu, hadir pula Yoichi Ataka, CEO Polygon Pictures Malaysia, yang berbagi perspektif tentang manajemen studio animasi berskala internasional. Dari ranah visual effects, Sashya Subono memberikan wawasan teknis mengenai standar produksi VFX global.
Perspektif Game dan Teknologi Interaktif
Tidak hanya animasi dan film, BEAST 2025 juga menyoroti sektor game dan teknologi interaktif. Ardhan Fadhlurrahman dan Leo Avero membagikan pengalaman membangun studio game lokal dengan orientasi pasar internasional.
Sementara itu, Dimitri Josephine mengulas pemanfaatan Unreal Engine sebagai tools produksi lintas sektor, mulai dari game, animasi, hingga virtual production. Topik ini menegaskan pentingnya penguasaan teknologi terkini dalam meningkatkan daya saing industri kreatif Indonesia.
Fokus pada Penguatan Aspek Bisnis
Salah satu benang merah yang ditekankan para pembicara adalah pentingnya penguatan aspek bisnis. Industri kreatif tidak cukup hanya mengandalkan kreativitas dan kemampuan teknis, tetapi juga harus didukung oleh pemahaman manajemen, pemasaran, dan strategi ekspansi global.
Ronny Gani menegaskan bahwa BEAST tidak hanya ingin menjadi forum inspiratif, tetapi juga transformatif. Menurutnya, pertumbuhan industri kreatif harus diiringi dengan akses terhadap peluang pasar dan kolaborasi global yang nyata, bukan sekadar wacana.
Business Matching Jadi Daya Tarik Utama
Agenda business matching menjadi salah satu sesi paling strategis dalam BEAST 2025. Melalui sesi ini, perusahaan kreatif lokal dipertemukan langsung dengan perusahaan internasional untuk menjajaki potensi kerja sama bisnis.
Studio-studio lokal diberi kesempatan mempresentasikan kapabilitas mereka, portofolio proyek, serta model kerja sama yang ditawarkan. Pendekatan ini membuka peluang konkret bagi studio Indonesia untuk terlibat dalam proyek global, baik sebagai mitra produksi maupun penyedia layanan kreatif.
Membuka Akses ke Pasar Global
Business matching di BEAST 2025 dirancang sebagai pintu masuk bagi studio lokal menuju pasar internasional. Banyak pelaku industri menilai sesi ini sangat penting karena mempertemukan kebutuhan dan penawaran secara langsung, tanpa perantara yang rumit.
Dalam konteks industri kreatif digital yang sangat kompetitif, akses ke jejaring global menjadi faktor penentu keberlanjutan bisnis. BEAST 2025 berupaya menjawab kebutuhan tersebut dengan menciptakan ekosistem pertemuan yang terkurasi dan relevan.
Standar Produksi dan Profesionalisme Global
Diskusi di BEAST 2025 juga menyoroti pentingnya standar produksi global. Para pembicara menekankan bahwa kolaborasi lintas negara menuntut profesionalisme tinggi, mulai dari pipeline produksi, komunikasi tim, hingga kepatuhan terhadap tenggat waktu dan kualitas output.
Melalui paparan studi kasus dan pengalaman nyata, peserta mendapatkan gambaran konkret tentang bagaimana industri global bekerja dan apa yang perlu disiapkan studio Indonesia agar mampu bersaing.
Peran Pemerintah dalam Ekosistem Kreatif
Dukungan pemerintah menjadi elemen penting dalam keberhasilan BEAST 2025. Kehadiran berbagai kementerian dan dinas daerah menunjukkan adanya sinergi antara industri dan regulator dalam membangun ekosistem kreatif yang sehat.
Pemerintah diharapkan tidak hanya berperan sebagai fasilitator acara, tetapi juga sebagai penyedia kebijakan yang mendukung kemudahan investasi, perlindungan kekayaan intelektual, serta pengembangan SDM kreatif.
Menguatkan Posisi Indonesia di Peta Global
BEAST 2025 membawa pesan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain penting di industri creative dan digital arts global. Dengan jumlah talenta muda yang besar, biaya produksi yang kompetitif, serta dukungan teknologi yang semakin matang, Indonesia berada pada posisi strategis.
Namun, potensi tersebut perlu diiringi dengan kolaborasi internasional, peningkatan standar, dan keberanian untuk masuk ke pasar global. BEAST 2025 berupaya menjadi katalis dalam proses tersebut.
Dampak Jangka Panjang bagi Industri Kreatif
Lebih dari sekadar event tahunan, BEAST 2025 diharapkan memberikan dampak jangka panjang bagi industri kreatif nasional. Pertemuan, diskusi, dan kerja sama yang terbangun dalam forum ini diharapkan berlanjut menjadi proyek nyata dan kemitraan berkelanjutan.
Bagi pelaku industri lokal, BEAST menjadi momentum untuk naik kelas dari sekadar penyedia jasa menjadi mitra strategis dalam rantai produksi global.
Penutup
BEAST 2025 Jakarta menegaskan pentingnya kolaborasi global dalam pengembangan industri creative dan digital arts Indonesia. Dengan dukungan pemerintah, keterlibatan pelaku industri internasional, serta fokus kuat pada aspek bisnis, BEAST 2025 tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga platform nyata untuk ekspansi global.
Melalui forum ini, Indonesia menunjukkan kesiapan untuk tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga produsen kreatif digital yang diperhitungkan di tingkat dunia. Jika kolaborasi dan konsistensi terus dijaga, BEAST berpotensi menjadi salah satu motor utama penguatan posisi Indonesia di industri kreatif global.
Baca Juga : 5 Game PlayStation Xbox Paling Banyak Dimainkan Gamer 2025
Cek Juga Artikel Dari Platform : infowarkop

