rumahjurnal.online Sepanjang 2025, lanskap game konsol menunjukkan pola menarik. Alih-alih sepenuhnya dikuasai oleh judul-judul baru dengan visual canggih, daftar game PlayStation dan Xbox yang paling banyak dimainkan justru didominasi oleh game yang telah lama beredar. Fenomena ini menegaskan bahwa jumlah pemain aktif tidak selalu sejalan dengan usia rilis atau kualitas grafis semata.
Bagi gamer konsol, faktor komunitas, gameplay berulang yang kompetitif, serta dukungan jangka panjang dari pengembang menjadi alasan utama sebuah game bertahan lama. Pola ini juga serupa dengan tren game PC, di mana judul multiplayer lama masih mampu menyaingi bahkan mengalahkan game single player peraih penghargaan bergengsi.
Game Lama Masih Mendominasi Waktu Bermain
Jika melihat data jumlah pemain aktif, game multiplayer berbasis kompetisi dan layanan berkelanjutan masih menjadi favorit. Game seperti Counter-Strike 2, Dota 2, dan PUBG: Battlegrounds memang dikenal dominan di PC, namun pengaruhnya terasa pula di konsol melalui ekosistem kompetitif dan minat terhadap game sejenis.
Di sisi konsol, gamer cenderung menghabiskan waktu pada game yang menawarkan replayability tinggi, baik melalui mode online, update rutin, maupun interaksi sosial yang kuat.
1. Call of Duty
Seri Call of Duty tetap menjadi raja di PlayStation dan Xbox. Mode multiplayer yang cepat, rotasi map, serta sistem progression yang adiktif membuat game ini terus dimainkan sepanjang 2025. Selain itu, dukungan mode cross-play memperluas basis pemain dan menjaga matchmaking tetap hidup.
Bagi banyak gamer, Call of Duty bukan sekadar game tahunan, melainkan platform bermain jangka panjang yang terus berevolusi.
2. EA Sports FC
Game sepak bola selalu memiliki tempat khusus di konsol. EA Sports FC tetap menjadi salah satu game paling banyak dimainkan karena sifatnya yang kasual namun kompetitif. Mode Ultimate Team, Career Mode, dan online match membuat pemain terus kembali.
Popularitasnya tidak hanya berasal dari gameplay, tetapi juga dari kedekatan emosional gamer dengan klub dan pemain favorit mereka.
3. Fortnite
Fortnite membuktikan bahwa inovasi berkelanjutan adalah kunci umur panjang. Event kolaborasi, mode kreatif, dan perubahan map membuat game ini selalu terasa segar. Di konsol, Fortnite menjadi pilihan utama gamer yang ingin pengalaman multiplayer santai namun kompetitif.
Keberhasilan Fortnite juga terletak pada kemampuannya menjangkau berbagai usia dan gaya bermain.
4. Grand Theft Auto Online
Meski bukan game baru, GTA Online tetap bertahan sebagai salah satu game paling ramai dimainkan di PlayStation dan Xbox. Dunia terbuka yang luas, misi kooperatif, dan kebebasan bermain membuat pemain betah berjam-jam.
Konten baru dan event berkala menjaga komunitas tetap aktif, menjadikan GTA Online contoh sukses model layanan jangka panjang.
5. Apex Legends
Apex Legends menutup daftar dengan gameplay cepat dan mekanik hero yang unik. Sistem ping inovatif dan fokus kerja sama tim membuatnya populer di kalangan gamer konsol yang menginginkan battle royale dengan kedalaman taktis.
Keseimbangan karakter dan update rutin menjaga kompetisi tetap sehat dan menarik.
Mengapa Game Single Player Tertinggal Jumlah Pemain
Menariknya, game single player populer dengan kualitas naratif tinggi tidak mampu menyaingi jumlah pemain game multiplayer. Bahkan game peraih penghargaan seperti Clair Obscur: Expedition 33 kalah dalam hal jam bermain aktif.
Hal ini bukan berarti kualitasnya rendah, tetapi sifat game single player yang cenderung selesai sekali jalan membuat jumlah pemain aktif menurun lebih cepat dibanding game multiplayer yang dimainkan berulang.
Pola Konsumsi Gamer Konsol Berubah
Gamer konsol kini semakin memilih game yang bisa dimainkan dalam jangka panjang. Faktor sosial, kompetisi online, dan update konten menjadi pertimbangan utama. Game tidak lagi sekadar hiburan singkat, melainkan ruang interaksi digital.
Tren ini juga menjelaskan mengapa game lama dengan komunitas kuat mampu bertahan dan bahkan mendominasi statistik pemain.
Apakah Tren Ini Akan Berlanjut
Melihat pola yang ada, besar kemungkinan tren ini masih akan berlanjut. Selama game-game multiplayer terus mendapatkan dukungan, mereka akan tetap menjadi pusat aktivitas gamer konsol. Game baru tetap penting, namun harus memiliki model layanan yang kuat untuk menyaingi dominasi judul lama.
Persaingan ke depan bukan hanya soal kualitas visual atau cerita, melainkan soal kemampuan mempertahankan pemain.
Kesimpulan: Konsol Dikuasai Game Berumur Panjang
Daftar lima game PlayStation dan Xbox paling banyak dimainkan sepanjang 2025 menunjukkan satu hal jelas: umur game tidak menentukan popularitas. Gameplay solid, komunitas aktif, dan dukungan jangka panjang jauh lebih berpengaruh.
Bagi pengembang, ini menjadi pelajaran penting. Bagi gamer, ini adalah bukti bahwa game favorit tidak harus selalu yang terbaru, tetapi yang paling konsisten menghadirkan pengalaman bermain seru.

Cek Juga Artikel Dari Platform georgegordonfirstnation.com
