Sinyal Kecil yang Menghidupkan Harapan Besar
Setelah lama menghilang dari pemberitaan, Assassin’s Creed Jade akhirnya kembali menjadi perbincangan hangat. Bukan karena trailer baru atau tanggal rilis resmi, melainkan sebuah konfirmasi singkat yang justru terasa sangat berarti bagi komunitas penggemar. Dalam beberapa tahun terakhir, Assassin’s Creed Jade seolah masuk kategori “game yang dinanti tapi senyap,” membuat banyak orang bertanya-tanya apakah proyek ini benar-benar akan dirilis atau justru berakhir di ruang arsip Ubisoft.
Kegelisahan itu wajar. Sejak pertama kali diumumkan, Assassin’s Creed Jade diproyeksikan sebagai salah satu proyek mobile paling ambisius dalam sejarah Ubisoft. Game ini menjanjikan pengalaman Assassin’s Creed open-world di perangkat mobile, lengkap dengan parkour, stealth, pertarungan, dan eksplorasi bebas—sesuatu yang sebelumnya identik dengan konsol dan PC.
Namun seiring waktu, kabar tentang Jade semakin jarang terdengar. Jendela rilis awal terlewati, update resmi nyaris nihil, dan sebagian penggemar mulai khawatir bahwa proyek ini bernasib sama seperti sejumlah game lain yang tenggelam tanpa kejelasan.
Konfirmasi Singkat di Discord yang Jadi Penentu
Harapan itu kembali menyala ketika seorang penggemar bertanya langsung di server Discord resmi Assassin’s Creed Jade: apakah game ini masih akan dirilis? Jawabannya datang dari administrator resmi dengan nama Jade-grzmot69—hanya satu kata: “ya”, disertai emoji tersenyum.
Tidak ada penjelasan panjang, tidak ada roadmap, bahkan tidak ada estimasi waktu. Tetapi bagi komunitas, jawaban tersebut sudah cukup untuk memastikan satu hal penting: Assassin’s Creed Jade masih hidup dan terus dikembangkan.
Di era industri game yang penuh penundaan dan pembatalan proyek, konfirmasi sekecil apa pun menjadi sinyal krusial. Banyak penggemar menyamakan situasi ini dengan masa-masa panjang penantian game lain yang akhirnya rilis setelah bertahun-tahun tanpa kabar berarti.
Ubisoft dan Level Infinite Masih Bungkam
Hingga kini, Ubisoft maupun Level Infinite—publisher yang menangani distribusi Assassin’s Creed Jade—belum memberikan pernyataan resmi lanjutan. Upaya media seperti Gamereactor untuk memperoleh komentar tambahan juga belum membuahkan hasil.
Meski demikian, keheningan ini tidak selalu berarti buruk. Dalam beberapa kasus, pengembang memang memilih “diam sambil memasak”, memastikan kualitas game benar-benar matang sebelum kembali ke panggung publik. Mengingat Assassin’s Creed Jade ditujukan untuk pasar global dan membawa nama besar Assassin’s Creed, tekanan kualitas tentu sangat tinggi.
Kilas Balik: Assassin’s Creed Jade dan Ambisinya
Assassin’s Creed Jade pertama kali menarik perhatian karena keberaniannya membawa formula klasik Assassin’s Creed ke platform mobile. Bukan sekadar spin-off sederhana, Jade digambarkan sebagai game open-world dengan latar Tiongkok kuno, sebuah era yang sudah lama diinginkan penggemar Assassin’s Creed tetapi belum pernah dieksplorasi secara penuh dalam game utama.
Pemain akan membuat karakter mereka sendiri—sesuatu yang relatif baru untuk seri Assassin’s Creed—dan menjelajahi kota-kota besar, desa, serta lanskap luas yang terinspirasi sejarah Tiongkok. Parkour di atap bangunan, misi stealth, hingga pertarungan jarak dekat tetap menjadi fondasi gameplay.
Gamereactor sendiri sempat mencoba Assassin’s Creed Jade pada 2023. Pada versi tersebut, game sudah menunjukkan potensi besar, tetapi juga terasa jelas bahwa proyek ini masih dalam tahap pengembangan aktif. Sejak saat itu, hampir pasti banyak perubahan dan penyempurnaan dilakukan, baik dari sisi visual, performa, maupun sistem kontrol yang krusial untuk pengalaman mobile.
Tantangan Besar Game AAA di Platform Mobile
Menghadirkan pengalaman sekelas Assassin’s Creed di perangkat mobile bukan perkara mudah. Tantangannya meliputi:
- Performa dan Optimasi
Game open-world membutuhkan manajemen memori dan grafis yang sangat efisien agar bisa berjalan mulus di berbagai spesifikasi ponsel. - Kontrol Layar Sentuh
Parkour dan combat Assassin’s Creed dikenal kompleks. Mengadaptasikannya ke layar sentuh tanpa mengorbankan kenyamanan pemain adalah tantangan besar. - Ekspektasi Penggemar
Nama Assassin’s Creed membawa standar tinggi. Game mobile ini harus cukup dalam agar tidak dianggap “versi ringan” yang mengecewakan.
Kemungkinan besar, alasan utama lamanya pengembangan Assassin’s Creed Jade adalah upaya Ubisoft dan tim pengembang untuk menjawab tantangan-tantangan tersebut dengan matang.
Mengapa Kabar Ini Penting bagi Industri Game Mobile
Kehadiran Assassin’s Creed Jade berpotensi menjadi tonggak penting bagi industri game mobile. Jika sukses, game ini bisa membuktikan bahwa platform mobile mampu menghadirkan pengalaman open-world kompleks tanpa kehilangan identitas gameplay.
Selain itu, keberhasilan Jade dapat membuka jalan bagi lebih banyak franchise besar untuk berinvestasi serius di mobile, bukan sekadar membuat game kasual atau gacha berbasis nama besar.
Harapan Komunitas ke Depan
Dengan munculnya tanda kehidupan ini, komunitas kini berharap Ubisoft segera menyusul dengan:
- Trailer gameplay terbaru
- Informasi fase beta atau soft launch
- Penjelasan model monetisasi yang adil
- Perkiraan jadwal rilis global
Meski belum ada kepastian, satu hal jelas: Assassin’s Creed Jade belum selesai, dan pengembang masih bekerja di balik layar.
Kesimpulan
Konfirmasi singkat di Discord mungkin terlihat sepele, tetapi bagi penggemar Assassin’s Creed Jade, itu adalah nafas segar. Setelah lama berada dalam ketidakpastian, kini ada kepastian bahwa proyek ambisius ini masih berjalan.
Assassin’s Creed Jade kembali membuktikan bahwa dalam industri game, diam bukan berarti mati. Terkadang, itu hanya tanda bahwa sesuatu sedang dipersiapkan dengan serius. Tinggal menunggu waktu sampai Ubisoft dan Level Infinite siap menunjukkan hasil masakan mereka ke publik—dan saat itu tiba, Assassin’s Creed Jade bisa saja menjadi salah satu rilisan mobile paling penting dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga : GOTY 2025 Game Pesta Terbaik Versi Gamereactor
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : podiumnews

